Pendekar Pedang yang Ditakdirkan
Elias Rowan menghabiskan hidupnya untuk menjaga adik-adiknya tetap hidup.
Ketika dimintai retribusi, dia menjawab—bukan demi kejayaan atau kesetiaan, tapi demi perak yang sangat dibutuhkan keluarganya. Dia memperkirakan kelaparan, perjalanan yang sulit, dan mungkin kematian tanpa nama di bawah langit asing.
Sebaliknya, Elias selamat dari pertempuran yang seharusnya tidak dia jalani—pedangnya mengubah kekalahan menjadi kemenangan—dan menyadari bahwa takdir memiliki rencana yang jauh lebih besar baginya daripada pulang ke rumah dengan gaji seorang prajurit.
Kini, terjebak di antara para bangsawan, tentara, dan kekuatan yang hampir tidak ia pahami, Elias harus menjadi lebih dari sekadar saudara lelaki yang berbakti yang berjalan jauh dari rumah.
Karena selamat dari perang mungkin satu-satunya cara untuk menyelamatkan keluarganya.